Ibu kota masa depan Indonesia, Nusantara, menargetkan emisi nol bersih pada tahun 2045 — dengan target ambisius untuk memenuhi 80% kebutuhan mobilitas melalui transportasi umum terintegrasi. Sebagai bagian dari visi ini, Australia mendukung Indonesia dalam membangun sistem transportasi yang cerdas dan berkelanjutan.
Gita Kamath, Wakil Duta Besar Kedutaan Besar Australia di Jakarta, secara resmi menyerahkan Urban Mobility Masterplan kepada Bimo Adi Nursanthyasto, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara, disaksikan oleh Abdul Malik Sadat, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas. Dikembangkan melalui KIAT, Masterplan dan laporan pendamping mengenai Intelligent Mobility Ecosystem ini merumuskan strategi bertahap selama 20 tahun untuk menghadirkan layanan mobilitas yang efisien, andal, dan terintegrasi.
Rencana ini mengacu pada teknologi mobilitas cerdas saat ini maupun yang sedang berkembang untuk membimbing pembangunan sistem transportasi Nusantara. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen Australia dalam mendukung ambisi Indonesia membangun ibu kota yang berkelanjutan dan siap menghadapi masa depan.




